INILAH.COM, Dublin Pelatih tim nasional Irlandia Giovanni Trapattoni yakin FIFA tidak akan melakukan pertandingan ulang melawan Prancis. Untuk itu Trapattoni menuntut jawaban FIFA mengenai pemilihan wasit.
Irlandia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 lewat cara yang mengenaskan. Robbie Keane dan kawan-kawan harus rela bermain imbang 1-1 (agregat 2-1) pada laga kedua lewat kejadian handball kontroversial striker Prancis Thierry Henry.
Federasi Sepak Bola Irlandia (FAI) sudah meminta FIFA untuk diadakan pertandingan ulang. FAI juga meminta Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) hal yang sama. Namun Trapattoni menilai usaha yang dilakukan FAI adalah percuma.
Kami tahu sangat tidak mungkin pertandingan melawan Prancis diulang. Itu tidak akan terjadi, ujar Trapattoni seperti yang dilansir The Sun.
Meski begitu, pelatih asal Italia ini menuntut jawaban dari FIFA mengenai pemilihan wasit asal Swedia Martin Hansson, yang dianggapnya tidak cakap dalam memimpin pertandingan.
Yang saya inginkan adalah FIFA menjelaskan bagaimana mereka memilih wasit untuk pertandingan sepenting ini. Untuk pertandingan penting seperti ini kita membutuhkan wasit yang lebih kuat, wasit yang penting. Semua olahraga hilang maknanya di situasi seperti ini. Ini juga mempengaruhi integritas pertandingan, kilahnya.[bow]