INILAH.COM, Paris Meski sukses menjadi aktor utama lolosnya tim nasional Prancis ke putaran final Piala Dunia 2010, namun Thierry Henry justru dituduh curang oleh publik Prancis.
Sebuah handball Henry saat menghadapi Republik Irlandia pada babak playoffs Piala Dunia 2010 menjadi penentu lolosnya Prancis ke Afrika Selatan 2010. Lewat kontrol menggunakan tangan tersebut, Henry berhasil mengirim umpan ke William Gallas, yang mencetak gol penyeimbang 1-1.
Bukannya dianggap sebagai pahlawan, rakyat Prancis justru menilai Henry telah memalukan nama bangsa dengan permainan curangnya. Hal ini diungkapkan oleh mantan rekan setim Henry di Arsenal dan timnas Prancis, Emmanuel Petit.
Perasaan di antara publik Prancis adalah malu. Semakin sering kami melihat orang curang untuk mencapai target, jadi handball Henry tidak akan mengirim pesan yang bagus, ujar Petit seperti yang dilansir The Sun.
Legenda Prancis David Ginola menegaskan, Saya tidak bangga menjadi orang Prancis saat ini. Sesuatu harus dilakukan. Seluruh dunia menyaksikan itu adalah handball. Saya sangat malu.
Sementara itu mantan bek kiri timnas Prancis Bixente Lizarazu justru mengeritik pelatih Raymond Domenech, yang menolak pertanyaan mengenai handball yang dilakukan Henry.
Lizarazu juga menolak datang ke pesta keberhasilan Prancis ke Piala Dunia 2010 yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).[bow]