INILAH.COM, Dublin Pelatih tim nasional Republik Irlandia Giovanni Trapattoni menyarankan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk menghapus perpanjangan waktu di babak playoffs.
Trapattoni bersama Irlandia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2010 dengan cara menyesakkan. Irlandia hanya mampu bermain imbang 1-1 di laga kedua melawan Prancis pada pertandingan yang diwarnai kontroversi handball Thierry Henry.
Meski sudah melontarkan permintaan resmi kepada FIFA, keinginan Irlandia untuk diadakan pertandingan ulang mengalami kegagalan.
Trapattoni sendiri yakin FIFA tidak akan memberikan pertandingan ulang, karena tidak pernah terjadi dalam sejarah sepak bola. Namun, pelatih asal Italia tersebut menyarankan FIFA untuk menghapus perpanjangan waktu agar kejadian seperti Irlandia melawan Prancis tidak terulang.
Saya ingin memberikan saran untuk FIFA. Mungkin di masa depan, ubah peraturan mengenai babak playoffs. Mainkan dua pertandingan dan di akhir 90 menit, jangan ada perpanjangan waktu, pungkas Trapattoni seperti yang dilansir The Sun.
Henry sendiri saat ini terus menerima kritikan atas tindakannya menahan bola dengan tangan. Bahkan presiden Prancis Nicolas Sarkozy meminta maaf atas apa yang telah terjadi.[bow]