INILAH.COM, Milan - Ketua eksekutif AC Milan, Adriano Galliani, menilai Leonardo, sang pelatih, adalah orang yang paling berjasa terkait prestasi Milan yang semakin menanjak akhir-akhir ini.
Tim yang bermarkas di San Siro itu berhasil meraih lima kemenangan dan sekali seri dari lima pertandingan, merangsek ke posisi ketiga klasemen Ser A. Ini tak terlepas dari keberanian Leonardo menggunakan taktik menyerang 4-2-3-1, yang oleh Galliani sendiri sempat dianggap terlalu beresiko.
Ya, mereka bermain cantik sekarang, tetapi kami harus bisa mempertahankan keadaan ini, Galliani berkata kepada La Gazzetta dello Sport.
Saya dengan senang hati memuji Leonardo lagi karena telah menggunakan formasi yang saya sebut 4-2 plus fantasi, lanjutnya. Milan memang terkenal dengan karakteristik pemainnya yang menyerang.
Pelatih timnas Inggris, Fabio Capello, pernah membawa Milan meraih empat gelar Seri A dan satu trofi Liga Champions dari sejak tahun 1991 hingga 1996. Galliani melihat kesamaan diantara kedua pelatih ini.
Leonardo sedang mengikuti jejak Capello, jelasnya.
Keduanya adalah perjudian direktur dan klub karena mereka pelatih baru. Banyak pihak skeptis terhadap mereka. Saya harap Leo dapat meraih gelar sebanyak Capello dan kemudan untuk Brasil di kemudian hari, akhirnya.[boy]