Senin, 28 Mei 2012 | 16:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Turuti Tim 8, SBY Bisa Di-impeach
Headline
Eggi Sudjana - ist
Oleh: Reza Aulia
web - Sabtu, 21 November 2009 | 08:11 WIB
INILAH.COM, Jakarta Ketua Majelis Syura Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Eggi Sudjana mengimbau agar SBY tidak menuruti rekomendasi tim 8. Bila menerima, SBY berpotensi di-impeach oleh DPR.

"Kalau SBY sampai menerima rekomendasi dari tim 8, dia telah melanggar hukum. Dia mesti di Impeachment. Jika DPR tidak berani karena banyak anak buahnya, maka people power bergerak," ujarnya saat berbincang dengan INILAH.COM di Jakarta, Jumat (20/11).

Ia menilai, Tim 8 telah melampaui kewenangannya dengan seolah berfungsi menjadi lembaga pengadilan dengan merekomendasikan penghentian perkara kasus Chandra-Bibit. Ia menduga akan ada skenario besar jika SBY mengikuti rekomendasi yang dibuat Tim Pencari Fakta tersebut.

Selain itu, Eggi juga khawatirkan akan terjadi kerusuhan-kerusuhan bila SBY menjalankan rekomendasi dari Tim 8. "Bisa terjadi revolusi, suka gak suka," tambahnya.

Eggi menganggap, pro-kontra yang terjadi di masyarakat terkait kasus ini, bisa dilihat sebagai fenomena demokrasi. "SBY harus berposisi di atas hukum. Artinya lanjutkan kasus ini. Semua masyarakat dapat memperhatikan pengadilannya. Intinya supremasi hukum mesti ditegakkan," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
8 Komentar
andy
Senin, 23 November 2009 | 14:20 WIB
eggi sudjana malu donk ngomong asal-asalan...padahal SH.anda saja di metro TV wkt wawancara, bcr sprt tdk berpndidikn... tidak ada bukti kok,,, buat apa lg pengadilan... di pikir donk om,, gunakan kode etik pengacara..
hmsabar
Minggu, 22 November 2009 | 22:23 WIB
BUNK, kalo gak ada Tim 8 negara ini kacau karena lembaga HUKUM negeri ini sudah dijadikan tempat menzolimin RAKYAT oleh oknum-oknum petingginya.
samid
Sabtu, 21 November 2009 | 19:27 WIB
Pekerja Muslim ? Coba ekspos pembelaan pekerja muslim yang terpuruk, tergusur, teraniaya sebagai TKI/TKW, TIM 8 adalah pilihan SBY, kalau anda anggap tidak kredibel, mestinya anda salahkan juragannya yang memilih ..... anda berani ?
Zinah
Sabtu, 21 November 2009 | 18:57 WIB
Ini perbuatan orang yang kontroversial selama hidupnya. Sperti Kuda Jantan disuruh maju dia menyepak, disuruh dibelakang dia mendongkak. Susah Egi ini tapi hidupnya diliku-liku hasutan/fitnahan.
Bambang
Sabtu, 21 November 2009 | 18:07 WIB
Kalau dilihat dari kotornya (leceknya) muka org ini, dia lagi cari duit aja sih, biasa lagi ngelonte utk ngasih mkn anak bininya..
tyu
Sabtu, 21 November 2009 | 14:36 WIB
orang ini suka bikin kacau ....... belum di bacakan aja sudah main ancam....inilah mungkin orang2 yang menekan ,mendorong sby
boy
Sabtu, 21 November 2009 | 09:35 WIB
ketahuan orang ini disuruh beropini. apa nggak terbalik?
CV dikemanain?
Sabtu, 21 November 2009 | 09:26 WIB
..... biasalah namanya juga Eggi Sudjana, Curriculum Vitae mau dikemanain.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.