inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PDIP 'Lengserkan' Mega Pada April 2010

Headline
Megawati Soekarnoputri - inilah.com /Dokumen
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Sabtu, 21 November 2009 | 04:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Megawati Soekarnoputri sebentar lagi akan meninggalkan kursi Ketua Umum PDIP, Rakernas PDIP telah menyetujui, akan 'melengserkan' Mega pada April 2010.

Berdasarkan hasil Rakernas PDIP yang diterima INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (21/11), Rakernas VII PDIP merekomendasikan 5 hal. Salah satunya adalah menyetujui pelaksanaan Kongres III PDIP pada bulan April 2010. Kongres PDIP itu akan mengagendakan pemilihan Ketua Umum periode 2010-2015.

Selain itu, Rakernas PDIP juga secara khusus mencermati berbagai persoalan penegakan hukum dan perkembangan sosial politik. Empat poin rekomendasi PDIP lainnya adalah, pertama, Rakernas VII PDI Perjuangan mendesak agar proses penegakan hukum dilakukan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku yang menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan, yang mensyaratkan pentingnya kredibilitas dan etika aparat penegak hukum.

Kedua, Rakernas VII PDI Perjuangan mendukung upaya yang dilakukan Fraksi PDI Perjuangan DPR-RI bersama dengan fraksi DPR-RI lainnya untuk memperjuangkan penggunaan Hak Angket Bank Century.

Ketiga, Rakernas VII PDI Perjuangan menyetujui bahwa pelaksanaan Kongres III PDI Perjuangan dilaksanakan melalui tahapan mekanisme konsolidasi organisasi secara berjenjang dari pelaksanaan Konferensi Cabang, Konferensi Daerah, hingga Kongres Partai.

Dan yang keempat, Rakernas VII PDI Perjuangan menegaskan bahwa pemenangan Pemilihan Kepala Daerah adalah tugas yang harus diemban oleh seluruh kader Partai. Untuk itu akan dilakukan penanganan yang lebih terinci, sistematis, serta evaluatif terhadap proses pencalonan Kepala Daerah dari PDI Perjuangan. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
hmsabar @ Minggu, 22 November 2009 | 22:14 WIB
KOQ bisa, seharusnya seumur hiduplah. Hal ini sesuai sejarah Bung Karno doeloe pernah dilontarkan untuk menjadi presiden seumur hidup.
Yuka @ Sabtu, 21 November 2009 | 15:42 WIB
Mang udah waktunya...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.