inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kalahkan SBY, Hasyim Muzadi Merendah

Headline
Hasyim Muzadi - inilah.com /Dokumen
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Sabtu, 21 November 2009 | 05:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menempati peringkat 18 tokoh muslim berpengaruh di dunia versi Royal Islamic Studies Center Yordania. Hasyim mengalahkan SBY dan Gus Dur.

Nama Hasyim Muzadi masuk daftar 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia yang dirilis dalam buku 'The 500 Most Influential Muslims'. Khusus untuk Top 50, dari Indonesia hanya ada tiga nama, yakni KH Hasyim Muzadi pada peringkat 18, lalu Din Syamsuddin peringkat 35, dan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di posisi 48.

Tokoh lain yang masuk dalam 500 tokoh muslim berpengaruh, adalah mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden SBY, penulis dan tokoh sastra Indonesia Helvy Tiana Rosa, pengusaha muslim Haidar Bagir dan tokoh perempuan Tutty Alawiyah.

Sedangkan yang masuk dalam daftar 50 tokoh peringkat teratas, antara lain, Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz Al Saud (peringkat 1), pemimpin spiritual Iran Syed Ali Khamenei (2), Raja Maroko Muhammad VI (3).

Meski mengalahkan SBY dan Gus Dur, Hasyim tetap merendah atas pengakuan dunia terhadap kiprahnya itu. "Itu pemeringkatan orang di dunia, kalau pemeringkatan Allah dan akhirat kan lain," kata mantan Ketua PWNU Jatim ini lewat keterangan tertulis yang diterima INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (21/11).

Menurutnya, ada pemeringkatan atau tidak, dirinya akan berbuat yang terbaik demi kemaslahatan Islam. Di balik penghargaan itu, katanya, yang hebat sebenarnya NU, bukan dirinya. "Ini perlu disyukuri, tapi ini semua sebenarnya berkahnya NU," jelasnya.

Lebih lanjut, Hasyim mengatakan, selama ini ia memang aktif keliling dunia untuk menyampaikan gagasan-gagasan NU demi tercipatnya perdamaian dan kedamaian dunia. "Kalau sekarang dunia mengakui saya, itu sebenarnya pengakuan dunia terhadap NU," katanya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.