INILAH.COM, Marseille Legenda sepak bola Prancis, Eric Cantona, mengecam Raymond Domenech dan Thierry Henry meyusul kontroversi yang terjadi dalam kualifikasi Piala Dunia 2010.
Cantona mengecam pelatih tim nasional Prancis itu dan ingin menggantikan posisi Domenech dengan seorang mantan pesepakbola Prancis yang juga merupakan rekan seangkatan dirinya.
Saya pikir Raymond Domenech adalah pelatih terburuk Parncis sejak Louis XVI, ujar Cantona melampiaskan kekesalannya sambil beranalogi. Louis XVI adalah raja Prancis yang dieksekusi pada revolusi Prancis di tahun 1792.
Jika saya yang mengambil keputusan maka saya akan Laurent Blanc menangani tim Prancis. Dia melatih Bordeaux dan membawa gelar juara liga bagi Bordeaux dan dia memenangi Piala Dunia (sebagai pemain)! Saya bukanlah satu-satunya orang yang berpikir demikian, kata mantan pemain Manchester United itu.
Cantona juga mengutarakan kritikannya kepada Henry. Cantona bukan kesal karena handball yang dilakukan Henry melainkan kesal karena kelakuan sang striker tersebut.
Apa yang mengejutkan saya bukanlah mengenai handball. Yang mengejutkan saya adalah apa yang dilakukannya di akhir pertandingan, ucap Cantona.
Pemain ini (Henry) duduk bersebelahan dengan pemain Irlandia untuk menghibur mereka, meskitiga menit sebelumnya dia menghancurkan mereka. Jika saya menjadi pemain Irlandia maka dia tidak akan merasakan tiga detik terakhir pertandingan, imbuh pelatih sepak bola pantai Prancis itu.[nov]