INILAH.COM, Jakarta - Ketinggian air di pintu air Manggarai masih dalam keadaan normal. Kiriman air dari pintu air Katulampa, Bogor dan pintu air Depok belum mengancam Jakarta tenggelam.
Hal tersebut disampaikan oleh Dion, petugas penjaga pintu air Manggarai. Berdasarkan pantauan yang dilakukan Sabtu (21/11) pagi, ketinggian air di pintu air Manggarai tercatat pada posisi 680 cm, atau dalam batas normal. Menurut Dion ketinggian ini dikarenakan volume air belum terlalu benyak meski hujan turun dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari dua pintu air yang juga mempengaruhi volume air di Jakarta, yakni di Katulampa, Bogor dan Depok, juga menunjukan angka normal. Ketinggian air di Katulampa pada posisi normal yakni 70 cm, sedangkan di Depok berada di posisi 170 cm.
Berdasarkan ketinggian air ini, Dion mengatakan belum perlu membuka pintu air secara maksimal, karena debit air kiriman dari Bogor dan Depok masih dalam keadaan normal. "Tapi kemarin sempat kita buka agar besar, karena kiriman air dari Depok cukup besar. Tapi kalau sekarang ya lihat kondisi, siapa tahu di Bogor dan Depok hujan deras yang berpengaruh pada debit air maka kita buka maksimal," jelasnya.
Namun Dion juga mengatakan kalau hingga saat ini kiriman air dari Bogor normal dan tidak terlalu banyak, sehingga belum ada permintaan untuk membuka pintu air. "Kalau dari Bogor normal, belum ada perintah untuk siap atau buka pintu air, malah kemarin di Katulampa air berada pada posisi rendah yakni di bawah 40 cm," jelasnya.
Dion juga mengimbau, walau sementara ancaman banjir belum ada, namun masyarakat harus tetap mengantisipasi perubahan yang terjadi. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !