INILAH.COM, Jakarta - PT CIMB Securities Indonesia mempertahankan rating Sektor Properti pada overweight karena fundamantel ekonomi yang lebih baik dengan turunnya spread antara bunga kredit dengan bunga SBI.
Hal ini dikemukakan analis CIMB Securities Mastono Ali melalui riset hariannya kepada INILAH.COM, Sabtu (21/11). "Kami mempertahankan rating sektor property pada overweight karena saat ini spread sekitar 200 basis poin (3x lebih tinggi dari normal), dan mengantisipasi akselerasi earning pada FY10-11," prediksi Mastono.
Ia pun melihat monthly pre-sales selama Mei-Oktober 2009 meningkat 30% yoy, namun masih di bawah nilai tertingginya yang dapat mencapai Rp350 miliar per bulan pada Semester I-2008. "Kami merevisi RNAV setelah menaikkan earning, saat ini sekitar 12-37% discount to RNAV, sama seperti mid-cycle yang lalu," katanya.
Riset tersebut merekomendasikan Ciputra Development (CTRA) sebagai top pick karena upside potential pada FY10-11 meskipun ada sentimen negatif yang mungkin muncul dari penambahan saham di Ciputra Surya Tbk (CTRS).
"Namun kami melihat dari segi strategi jangka panjang CTRA dan memberi rating outperform dengan target harga Rp900 (dari Rp1.200) karena mengubah metode DCF menjadi RNAV," prediksinya.
Selain itu, Saham Bakrieland Development Tbk (ELTY) dengan target harga Rp430 dan outperform untuk Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target harga Rp800. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !