inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKS: Risiko Rekomendasi Tim 8 Pasti Ada

Headline
istimewa
Oleh: Mevi Linawati
Sabtu, 21 November 2009 | 18:03 WIB
INILAH.COM, Jakarta PKS menginginkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono profesional menyikapi rekomendasi Tim 8. Untuk PKS mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada SBY, walaupun diakui akan ada risiko yang akan timbul atas keputusan tersebut.

"Ya kan itu rekomendasi, tidak mempunyai kekuatan hukum. Presiden sebaiknya profesional saja. Otoritas kan di tangan presiden" ujar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq saat berbincang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Sabtu (21/11.

Dipaparkannya, Tim 8 merupakan bentukan presiden demi memenuhi permintaan agar terkuak apakah memang benar ada rekayasa kriminalisasi atas Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Hasil rekomendasinya sendiri menurut dia tidak mengikat.

"Risikonya pasti ada. Kita serahkan saja kepada Presiden. Karena dia yang berhak memutuskan. Bisa menampung saja atau dengan pertimbangan dari pembantu-pembantunya di kementerian memutuskan," katanya.

Jadi, lanjut Luthfi, apapun keputusan SBY, sebaiknya dihormati saja. Karena dia, pasti mengetahui konsekuensi dari apapun keputusan rekomendasi Tim 8. "Biarkan SBY dengan otoritasnya menyelesaikan masalah ini. Apakah mau laksanakan rekomendasi atau tidak," katanya. [mvi/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.