INILAH.COM, Jakarta - Perusahaan asuransi Manulife dilaporkan telah menghentikan klaim asuransi seorang wanita yang depresi, karena foto nasabahnya itu terlihat bahagia di Facebook.
Wanita itu Nathalie Blanchard mengatakan tidak terima bagaimana Manulife bisa mengakses akunnya karena dia memasang pengaturan privasi, sehingga hanya teman-teman saja yang bisa melihat postingnya, kata CBC News.
Blanchard sedang cuti dari perusahaannya IBM selama lebih dari setahun setelah ia didiagnosis menderita depresi.
Dia mengklaim melakukan senang-senang atas saran dokter untuk melupakan masalahnya.
Manulife kepada CBC News membenarkan telah menggunakan Facebook untuk menyelidiki kliennya.
Tapi kami tidak akan menyangkal atau menghentikan klaim yang sah, semata-mata berdasarkan informasi yang diterbitkan di situs web seperti Facebook," kata jubirnya.
Facebook telah terbukti digunakan departemen sumber daya manusia yang ingin menyelidiki calon karyawannya yang potensial. Manajer senior juga menggunakan Facebook untuk memeriksa karyawan.
Menurut kebijakan privasi Facebook pada saat ini situs jejaring sosial itu menghalangi berbagi informasi untuk mencegah penipuan atau aktivitas ilegal lainnya.
"Ini mungkin termasuk berbagi informasi dengan perusahaan lain, pengacara, pengadilan atau badan pemerintah lainnya," sebut kebijakan itu.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !