inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Angket Century: Tumpang Tindih Kepentingan

Headline
Rocky Gerung - inilah.com /Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
Minggu, 22 November 2009 | 05:16 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pengusulan Hak Angket Bank Century di DPR dinilai menjadi sasaran pembelokan beragam isu baru. Ketidakjelasan itu akibat dari tumpang-tindih kepentingan.

"Ada tumpang tindih kepentingan, apakah elit sengaja menciptakan, atau memang murni kepentingan rakyat," kata pengamat filsafat politik UI Rocky Gerung kepada INILAH.COM ditemui di Bandung, Sabtu (21/11).

Menurutnya, skandal Bank Century semula hanya ditengarai sebagai kejahatan perbankan semata. Namun, ketika satu demi satu terkuak, melebar menjadi isu politik. Dari mulai dugaan aliran dana ke parpol untuk kampanye dalam Pemilu 2009, hingga keterlibatan presiden terpilih, SBY.

"Semula Boediono dikaitkan karena dia Gubernur BI, namun menjadi politis, ketika dia menkadi wapres SBY, ini ada dugaan jangan-jangan ada sesuatu dibalik itu," ujar dia.

Terlebih ketika melebar menjadi isu di DPR, ketika anggota ramai-ramai mengusulkan Hak Angket Bank Century. Masyarakat bisa mempersepsikan bahwa hak angket itu sebagai senjata pamungkas PDIP, atau lawan SBY untuk memperoleh kejayaan.

"Tidak ada yang melarang persepsi itu berkembang. Kita tidak pungkiri bahwa tidak semua melihat hak angket itu sebagai pembelaan terhadap aspirasi rakyat," paparnya.

Rocky mengatakan, hak angket di DPR bisa saja gagal di tengah jalan. Apalagi partai mayoritas, FPD, tidak mendukung pembentukan itu. "Rakyat juga ditambah-tambahin isu bahwa ada kaitannya dengan jalan Thamrin, dan jalan Trunojoyo," ujarnya.

Menurutnya, tidak hanya dari FPDIP, tapi semua anggota DPR perlu mendorong pembentukan hak angket Bank Century. "Harus ada pembuktian dari DPR, kita lihat apakah tanggal 1 Desember nanti disahkan atau dilemahkan," tandas Gerung. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.