inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Rekomendasi Tim 8

Kompak: Ada Indikasi SBY Tolak

Headline
Ray Rangkuti - inilah.com /Agus Priatna
Oleh: Bayu Hermawan
Minggu, 22 November 2009 | 11:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) mendukung SBY menindaklanjuti rekomendasi Tim 8. Sebab, ada indikasi SBY akan menolak rekomendasi dari tim bentukannya itu.

"Kita lihat ada indikasi bahwa SBY tidak akan menindaklanjuti Tim 8. Dimulai dari akan mengumumkan sikap pada Senin besok, ada pemanggilan media dan memberikan kesempatan Kejagung Polri untuk menindakluti kasus ini. Jika dilihat ini semua, gelagat Polri tidak akan menindaklanjuti," ujar aktivis Kompak, Ray Rangkuti di Senayan, Jakarta, Minggu (22/11).

Menurutnya, bila SBY menolak menjalankan rekomendasi Tim 8 maka mayarakat akan semakin curiga terhadap presiden. "Kita mau bilang, kalau SBY tidak menindaklanjuti rekomendasi ini, maka perdebatan orang akan bergeser dari Cicak-Buaya ke presiden. Orang akan beranggapan presiden ada di balik ini semua. Itu yang mau kita hindari," katanya.

Ray menyatakan, Kompak mendukung SBY untuk segera mengambil tindakkan menindaklanjuti rekomendasi Tim 8. Dukungan itu diberikan agar SBY tidak ragu-ragu dalam menindaklanjuti Rekomendasi Tim 8.

"Kenapa kita bilang mendukung, karena beliau sendiri kan yang bilang tidak mau dipaksa, jangan ditekan. Makanya kita bilang memberikan dukungan," jelasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.