INILAH.COM, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) mendukung SBY menindaklanjuti rekomendasi Tim 8. Sebab, ada indikasi SBY akan menolak rekomendasi dari tim bentukannya itu.
"Kita lihat ada indikasi bahwa SBY tidak akan menindaklanjuti Tim 8. Dimulai dari akan mengumumkan sikap pada Senin besok, ada pemanggilan media dan memberikan kesempatan Kejagung Polri untuk menindakluti kasus ini. Jika dilihat ini semua, gelagat Polri tidak akan menindaklanjuti," ujar aktivis Kompak, Ray Rangkuti di Senayan, Jakarta, Minggu (22/11).
Menurutnya, bila SBY menolak menjalankan rekomendasi Tim 8 maka mayarakat akan semakin curiga terhadap presiden. "Kita mau bilang, kalau SBY tidak menindaklanjuti rekomendasi ini, maka perdebatan orang akan bergeser dari Cicak-Buaya ke presiden. Orang akan beranggapan presiden ada di balik ini semua. Itu yang mau kita hindari," katanya.
Ray menyatakan, Kompak mendukung SBY untuk segera mengambil tindakkan menindaklanjuti rekomendasi Tim 8. Dukungan itu diberikan agar SBY tidak ragu-ragu dalam menindaklanjuti Rekomendasi Tim 8.
"Kenapa kita bilang mendukung, karena beliau sendiri kan yang bilang tidak mau dipaksa, jangan ditekan. Makanya kita bilang memberikan dukungan," jelasnya. [mut]