INILAH.COM, Jakarta - Kasus Bank Century tidak akan memberi dampak yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia, walau bila nantinya menyebabkan Menkeu Sri Mulyani diganti.
Menurut ekonom Standard Chartered Bank Eric Sugandi, para investor tidak melihat kasus tersebut akan mengganggu investasi mereka di Indonesia. "Kecuali kalau itu sampai membuat digantinya Presiden. Tetapi saya belum melihat hal itu ya," ujarnya di Jakarta, pekan lalu.
Sementara ketika dikonfirmasi kemungkinan akan memberi pencerminan yang buruk bagi para investor bila nantinya Menteri Keuangan Sri Mulyani terseret dalam kasus tersebut, Eric menyatakan hal yang bernada mirip. "Kalau misalnya Sri Mulyani diganti, itu tidak masalah dan tidak akan mengganggu pasar. Karena kan masih banyak ekonom-ekonom handal di luar sana seperti misalnya Pak Anggito (Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu)," pungkasnya.
Sebelumnya dikabarkan, kasus aliran dana Rp 6,7 triliun yang dikucurkan kepada Bank Century tahun lalu berkaitan erat dengan peneluran keputusan oleh Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK). KSSK sendiri diketuai langsung Menkeu Sri Mulyani dan diantaranya beranggotakan Gubernur Bank Indonesia yang saat itu masih dijabat Wapres RI Boediono, Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany, Ketua dan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Sekretaris KSSK Raden Pardede. [mre/hid]