INILAH.COM, Pati - Persaingan seru terjadi di seri pamungkas Kejuaraan Internasional Axioo Motokros Championship 2009 di Sirkuit AHRS, Pati, Jawa Tengah, yang berakhir Minggu (22/11).
Pembalap Thailand yang membawa tim Suzuki Evalube Axioo Racing Team tampil sebagai juara internasional dari total lima seri yang sudah digelar sejak April silam. Sementara pembalap senior Denny Orlando tampil sebagai juara nasional Kejurnas Axioo Motokros 2009.
Watana menjadi juara umum internasional dengan total poin 38 diikuti Denny yang meraih posisi runner up sekaligus juara nasional Axioo Motokros dengan total poin 33 dan Adi Aprian Nugraha di posisi ketiga dengan total poin 30.
Sementara di kelas 85 cc, Andre Sondakh tampil sebagai juara umum nasional dengan total poin 50 diikuti Andi S Tebok dengan total poin 44 di posisi kedua dan M. Arjun Wicaksono meraih poin total 30 di posisi ketiga nasional.
Balapan seri pamungkas ini berlangsung cukup seru ditengah derasnya hujan. Tapi, semangat para kroser tak padam sedikit pun. Jelang akhir balapan moto 1, hujan deras pun mulai turun.
Moto 1 di kelas bergengsi 125 cc diakhiri dengan Aldy Lasarony (Evalube Axioo Racing team) di posisi pertama diikuti Denny di tempat kedua dan pembalap Australia Trendspot W di tempat ketiga.
Hujan deras membuat moto 2 harus dijalani dengan trek yang berlumpur sehingga itu menjadi beban tersendiri bagi para kroser.
Di moto 2 ini, Watana tak lagi mau memberi ampun. Dengan stamina yang cukup sempurna dan teknik mumpuni ia pun finis pertama dengan sempurna diikuti pembalap senior Zulfikar dan Aris Setio di posisi kedua dan ketiga. Watana sendiri tampak puas meski hanya meraih juara di satu moto terakhir.
Saya sesungguhnya kecewa karena di moto 1 begitu apes sehingga terlempar dari lima besar. Tapi, saya bersyukur hanya dengan meraih juara di satu moto saya bisa meraih gelar juara internasional ini. Ini saya persembahkan buat tim Suzuki Evalube Axioo yang telah menyokong saya selama dua tahun beruntun, ujar Watana usai lomba.
Watana yang sudah begitu akrab dengan sejumlah wartawan nasional ini mengaku kagum dengan panitia dan keseriusannya menggelar event motokros ini. Ia pun berharap tahun depan masih bisa kembali tampil membela tim yang sama.
Sementara Denny pun tampak puas dengan hasil juara nasional yang ia raih. Dira Sulanjana dari Lightning Production selaku penyelenggara pun tampak puas setelah sukses menggelar total lima seri kejuaraan internasional motokros ini.[had]