INILAH.COM, London Roger Federer harus bermain tiga set sebelum memastikan kemenangan 4-6, 7-5 dan 6-1 atas Fernando Verdasco dalam babak penyisihan turnamen tenis ATP World Tour Finals.
Dalam partai pertamanya, Federer terlihat seperti mesin disel yang memerlukan waktu lama untuk panas. Setelah kalah di set pembuka, petenis nomor satu dunia itu baru berhasil mendominasi pertandingan di akhir-akhir set kedua.
Saya terpuruk di set awal, dan di set kedua saya baru mampu menemukan permainan saya dan menemukan ritme. Di situ pula saya merasa dapat memiliki kesempatan, kata Federer.
Ketika saya melakukan break point, saya berpikir saya bisa melakukannya sejak awal jika saya sudah menemukan permainan saya. Saya tahu semakin lama bermain maka akan semakin bagus buat saya dan sebaliknya baginya (Verdasco). Di set ketiga, saya mampu bermain lebih bebas, tutur petenis asal Swis itu.
Federer membuat unforced error sebanyak 29 kali, berbanding 30 kali winners. Sementara Verdasco membuat 31 unforced error dan 18 winners.
Setelah Federer menemukan ritme dan permainannya di akhir set kedua, di saat yang bersamaan Verdasco mengakui fisiknya mulai melemah.
Selanjutnya Federer akan berhadapan dengan Andy Muray dan Verdasco akan berhadapan dengan Juan Martin del Potro dalam penyisihan Grup A.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !