INILAH.COM, Teheran Sengketa pilpres Iran masih berlanjut. Kali ini, wapres periode sebelumnya yang diganjar enam tahun penjara. Mengapa?
Media negara tersebut, seperti diberitakan Reuters, Senin (23/11), mengabarkan mantan Wapres Mohammad Ali Abtahi ditahan pasca pilpres Juni lalu yang berujung pada kekerasan dan menewaskan puluhan orang. Pengadilan kini mengganjarnya enam tahun penjara.
Abtahi, salah seorang dari puluhan pemimpin moderat terkemuka, dituduh menggerakkan protes-protes di jalan dan kerusuhan. Ia adalah seorang ulama dan menjadi wapres untuk urusan parlemen dan hukum semasa pemerintah Presiden Mohammad Khatami pada 1997-2005.
Para agen keamanan menggeledah rumah Abtahi di Teheran tanpa kehadirannya, Sabtu (21/11) lalu, setelah ia dibawa ke sebuah pengadilan tempat diberitahu mengenai hukumannya dan kemudian dikembalikan ke penjara, papar putrinya, Fatemeh Abtahi.
Pengadilan Iran, pekan lalu mengeksekusi mati lima dan 81 orang lainnya dijatuhi hukuman penjara sampai 15 tahun sehubungan dengan protes-protes dan aksi kekerasan setelah pemilihan presiden itu. Pengadilan tidak menyebutkan nama mereka dan mengizinkan pengajuan banding. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !