INILAH.COM, Jakarta - Federasi Off-Road Indonesia atau IOF (Indonesia Off-Road Federation) berencana menggelar Borneo Border Expedition (BBE) di Kalimantan pada tahun depan. Pernyataan ini diungkapkan Presiden IOF Djoko Pramono, Sabtu (21/11), di Jakarta.
Mantan Danjen Marinir ini bahkan mengaku telah melakukan pembicaraan dengan Departemen Pertahanan (Dephan) dalam kaitan mencari dukungan. Saya sudah bicara ke Dephan dan pada intinya mereka setuju, kata Djoko.
Menurut Djoko, BBE bukan sekadar event oleh raga adventure off-road. Dalam ajang ini para off-roader Indonesia bisa sekaligus menginformasikan kondisi terakhir garis perbatasan wilayah Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan.
Jangan-jangan kita tidak tahu kalau garis perbatasan kita di Kalimantan sudah ditarik kiloanmeter oleh negara tetangga. Nah, salah satu manfaat Borneo Border Expedition adalah mengatahui hal tersebut, ujar Djoko.
Saya bilang, Marinir, Kostrad, dan Kopasus boleh punya kendaraan off-road khusus. Tapi kendaraan mereka boleh diadu dengan punya teman-teman saya, para off-roader ini, ungkap Djoko di depan para dedengkot off-road nasional.
Karena itu, Djoko berpendapat, Dephan perlu mendukung rencana digelarnya BBE mengingat TNI adalah garda terdepan penjaga kedaulatan wilayah kesatuan Indonesia. [GRG/Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !