inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Newmont Tidak Laporkan Divestasi ke Pukuafu

Headline
istimewa
Oleh: Makarius Paru
Senin, 23 November 2009 | 17:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menilai PT Newmont Nusa Tenggara belum pernah melaporkan terjadinya pembelian saham oleh Pukuafu Indah saat divestasi 31% saham perusahaan tersebut.

Hal itu dikatakan Dirjen MinerbaPabum Bambang Setiawan di Jakarta, Senin (23/11). "Rasanya saat saya menjabat jadi Dirjen, demikian pula Dirjen Sebelumnya Simon Sembiring pihak NNT belum pernah melaporkan kalau Pukuafu Indah telah membeli 31% saham divestasinya," katanya.

Dia menambahkan kalau memang Pukuafu sekarang menggugat itu hak Pukuafu. Pemerintah siap menjelaskan masalah tersebut. "Kalau Pukuafu sudah beli kenapa Newmont masih menyerahkan 31% saham divestasinya," jelas Bambang.

Sebelumnya President Komisaris PT Pukuafu Indah Yusuf Merukh menjelaskan pihaknya sudah menjalankan transaksi divestasi sesuai dengan pasal 24 ayat 3 kontrak karya pertambangan.

Ia menjelaskan RUPS PT NNT pada 21 Mei 2007 menyetujui penjualan saham divestasi 3% 2006 dan 7% 2007 kepada PT Pukuafu Indah sebagai peserta Indonesia. Bahkan kelanjutannya sudah dituangkan dalam akte notaris Siti Safarijah.

Sementara untuk 7% saham divestasi 2008 Pukuafu dan PTNNT sudah melakukan sales purchase agreement (SPA) pada 16 Mei 2008 yang ditandatangani Newmont International Limited dan NTMC. Guna membayar saham 7% tersebut Pukuafu sudah mengeluarkan dana sekitar US$258 juta. Sehingga divestasi 31% saham Newmont kepada peserta Indonesia tuntas pada 16 Mei 2008, yang mana Pukuafu sebagai perwakilan Indonesia. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.