INILAH.COM, Milan Keputusan AC Milan menjual Ricardo Kaka ke Real Madrid tampaknya masih tidak bisa diterima Milanisti. Bahkan Wakil Presiden Adriano Galliani diancam dibunuh akibat penjualan tersebut.
Masa sulit sedang dilalui Galliani, setelah sejumlah surat berisi ancaman pembunuhan terhadap dirinya dan keluarga. Penjualan Kaka ke Madrid diyakini sebagai penyebab datangnya surat ancaman pembunuhan tersebut.
La Repubblica melansir Galliani sudah melaporkan adanya surat tersebut kepada polisi dan saat ini sedang dalam penyelidikan dan rumahnya sedang diperiksa untuk mengumpulkan bukti-bukti.
Surat tersebut berisikan ancaman pembunuhan terhadap istri Galliani dan keluarganya. Pesan tersebut dikirim melalui situs resmi klub. Tersangka sendiri diyakini bukan bagian dari kelompok Ultras Milan.
Penjualan Kaka ke Madrid awal musim ini memang mendapat respon negatif dari fans. Bahkan Milanisti melakukan demonstrasi agar klub tidak menjual Pemain Terbaik Dunia 2007 tersebut.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !