Minggu, 27 Mei 2012 | 12:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wow! Perang Irak Dongkrak Minyak
Headline
istimewa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Selasa, 24 November 2009 | 05:50 WIB
INILAH.COM, New York - Harga minyak menguat pada perdagangan Senin (23/11), seiring dengan perang di Irak yang melindungi kepemilikan nuklirnya. Irak merupakan negara kaya minyak.

Penguatan minyak juga dipicu oleh melemahnya nilai tukar dolar AS, yang membuat harga komoditas meningkat termasuk minyak dan emas.

Harga minyak untuk kontrak Desember naik 9 sen ke US$ 77,56 per barel berdasar New York Mercantile Exchange.

Senin ini, Irak mengerahkan angkatan udaranya untuk melindungi fasilitas nuklir yang dimilikinya, dari serangan Israel, seperti yang dilaporkan media elektronik.

Para analis menyatakan, perang yang terjadi di Irak membuat situasi Timur Tengah semakin memanas dengan harapan tidak akan berdampak buruk pada produksi minyak. Dan momen ini dimanfaatkan para investor untuk menanamkan dananya pada minyak.

Pada perdagangan Nymex, minyak cair naik 2,59 sen ke US$2,15 per galon. Harga gasolin naik 1,9 sen ke US$ 2 per galon dan harga gas alam naik 5,6 sen ke US$ 4,48 per 1.000 kaki kubik.

Di London, harga Brent naik US$ 1,12 ke US$ 78,32 pada ICE Futures. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.