INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY meminta kasus Chandra-Bibit diselesaikan di luar pengadilan. Karena itu, Presiden didesak untuk mengaktifkan posisi Chandra-Bibit kembali sebagai pimpinan KPK.
Hal itu diungkapkan salah satu aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak), Fadjroel Rachman kepada INILAH.COM, Selasa (24/11). Fadjroel mengatakan dengan pengaktifan Chandra-Bibit skandal Bank Century bisa diusut.
"Tanpa adanya mereka, kasus ini tidak akan terbongkar," ungkapnya.
Selain itu, Fadjroel menilai pelaksana tugas (Plt) pimpinan KPK yang ada saat ini tidak bisa membongkar dana talangan Bank Century sebesar 6,7 triliun. Bahkan Fadjroel menuding Plt pimpinan KPK saat ini untuk mengkerdilkan KPK.
"Keberadaan mereka itu sifatnya haram, bahkan sampai sekarang pun mereka tidak pernah lagi berupaya untuk membongkar kasus Century. Jangan-jangan mereka ditempatkan untuk memandulkan KPK atas Bank Century," ungkap pria berkacamata ini. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !