Sabtu, 26 Mei 2012 | 00:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wanita Senyum di FB Melawan Asuransi
Headline
istimewa
Oleh:
web - Selasa, 24 November 2009 | 13:18 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Seorang wanita yang kehilangan klaim karena senyum di Facebook melawan. Asuransi menghentikan klaim wanita depresi itu setelah foto bahagianya muncul di Facebook.

Nathalie Blanchard mengatakan ia didiagnosa mengalami depresi berat dan sedang menerima pembayaran asuransi cuti sakit bulanan hingga tiba-tiba dihentikan.

Ketika Blanchard menelepon penyedia asuransi untuk mencari tahu alasannya, dia bilang Manulife mengatakan foto-foto di Facebook menunjukkan bahwa dia mampu bekerja.

"Jika Anda memiliki asuransi, berhati-hatilah. Ini adalah pertempuran besar dan itu tidak akan mudah," kata Blanchard (29).

Dia mengatakan agen asuransi menunjukkan beberapa fotonya yang diposting di Facebook, termasuk yang menunjukkan dirinya bersenang-senang di sebuah bar Chippendales, di pesta ulang tahunnya dan saat liburan.

Kata Blanchard Manulife menyatakan foto itu bukti dia tidak lagi sedang depresi.

Pengacaranya, Tom Lavin mengatakan manfaat klaim Blanchard telah secara salah dihentikan dan ia mempunyai hak untuk pergi berlibur.

"Masalah bagi saya adalah bahwa mereka menghentikan manfaat kecacatan tanpa rekomendasi medis yang tepat. Dokternya merekomendasikan dia pergi berlibur," katanya.

Blanchard mengatakan dia mengambil liburan tiga empat hari ketika ia merasa sangat tertekan berdasarkan nasihat psikiater.

Manulife menolak mengomentari kasus ini secara khusus tapi mengatakan dalam sebuah pernyataan "kami tidak akan menyangkal atau menghentikan klaim yang sah semata-mata berdasarkan informasi yang diterbitkan pada situs web seperti Facebook."

Namun, Lavin mengatakan masalah itu menimbulkan keprihatinan bagi siapa saja yang menampilkan kehidupan pribadi di situs jejaring sosial seperti Facebook.

"Ini peringatan baik bagi orang-orang yang menggunakan Facebook. Ini tidak seperti berada di rumah dan menulis dalam buku harian Anda. Ini di luar dan seluruh dunia melihat," katanya.

Kasus Blanchard ini akan masuk Quebec Superior Court pada 8 Desember.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.