INILAH.COM, Jakarta- Seorang hacker telah memposting serangkaian kode serangan yang dapat digunakan untuk menghack PC melalui browser Internet Explorer (IE) versi lama milik Microsoft.
Kode tersebut diposting hari Jumat lalu oleh hacker yang tidak diketauhi namanya, lewat sebuah mailing list bernama Bugtrag.
Symantec telah melakuakan tes lebih lanjut dan mengkonfirmasi bahwa hal tersebut mempengaruhi Internet Explorer versi 6 dan 7, kata perusahaan antivirus Symantec menulis dalam situs resminya.
Konsultan keamanan Vupen security juga mengkomfirmasi bahwa serangan tersebut berhasil, dan mengatakan kode tersebut bekerja terhadap Windows XP Service Pack 3 yang menjalankan IE6 atau IE7. Namun baik Symantec maupu Vupen tidak dapat mengkonfirmasi serangan tersebut terhadap IE versi 8.
Microsoft sendiri belum mengeluarkan pernyataan apapun terhadap kejadian ini.
Jika digabungkan, IE6 dan IE7 menguasai 40 persen pangsa pasar browser pada saat ini.
Symantec mengatakan bahwa serangan tersebut bekerja melalui kode Javascript yang dimasukkan ke dalam halaman web. Teknik ini merupakan favorit para hacker dalam melakukan aksinya beberapa tahun belakangan.
Untuk meminimalisir kemungkinan serangan, user IE harus memastikan antivirus mereka masih update, mematikan Javascript dan hanya mengunjungi website yang terpercaya sampai perbaikan dilakukan oleh Microsoft, kata Symantec menambahkan.[ito]