Senin, 28 Mei 2012 | 16:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KPK-Polri Rembuk Jerat Anggodo
Headline
Anggodo Widjojo - inilah.com /Wirasatria
Oleh: Hazliansyah
web - Selasa, 24 November 2009 | 13:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Berkas perkara Anggodo Widjojo belum dilimpahkan ke KPK dari Polri. Sebab kedua lembaga penegak hukum tersebut masih memformulasikan bagaimana mekanime pelimpahan.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, kedatangan Wakabareskrim Polri Irjen Pol Dikdik Mulyana ke KPK diterima divisi penindakkan KPK Ade Rahardja dan Direktur Penyidikan KPK. Maksud dan tujuannya adalah koordinasi penanganan kasus yang melibatkan Anggodo.

"Tapi saya belum tahu diteail karena ini adalah pertemuan awal yang nanti akan ditindaklanjuti. Pertemuan berikutnya tentu dengan masing-masing tim baik dari Bareskrim dan KPK untuk membahas mana yang bisa ditangani KPK mana kepolisian. Tentunya kalau KPK terkait dengan kewenangan KPK yaitu tindak pidana korupsi," tuturnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (24/11).

Dijelaskan dia, pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu masih membicarakan bagaimana mekanisme yang akan ditangani KPK terkait kasus adik Anggoro Widjojo itu. Mengenai inisiatif pertemuan, Johan mengakui, berasal dari Polri.

"Sebenarnya pembicaraan itu sudah dari kemarin antar pimpinan Polri dan KPK. Setelah itu ditindaklanjuti dengan pertemuan tadi. Hari ini tidak pelimpahan berkas. Baru tahap pembicaraan awal sejauh mana penanganan ini dilakukan bersama-sama, atau tentu dengan kewenangan KPK," tandas Johan. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.