INILAH.COM, Jakarta - Sebagai kota metropolitan, Jakarta masih menjadi surga bagi pengguna narkoba. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat 7 juta orang menjadi pecandu barang haram itu.
Dengan angka ini menempatkan Jakarta sebagai peringkat pertama nasional dalam penggunaan narkoba. Kepala Pusat Pencegahan Pelaksana Harian BNN, Anang Iskandar mengkalkulasikan setiap 100 orang, lima diantaranya menjadi pemakai narkoba.
Alasan tingginya penggunaan barang haram ini dapat terindikasi dari banyaknya aksi kekerasan seperti pengrusakan, pemerasan, penganiayaan dan tawuran yang kerap terjadi di sekitar masyarakat.
Sedangkan peringkat kedua yakni Yogyakarta dengan 2,5 juta orang dan ketiga Maluku sebanyak 1 juta orang.
Bahkan akibat penggunaan narkoba yang tidak terkendali berpengaruh pada meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS.
Hingga Juli 2009 di Jakarta, jumlah pengidap virus mematikan ini telah mencapai 4.467 orang. Korban meninggal 425 orang.
Dari jumlah kasus AIDS 71,1 persen dikontribusikan dari pengguna narkotika psikotropika dan zak adiktif Suntik, 23 persen dari transmisi seksual, dan sisanya dari perinatal maupun yang tidak diketahui. [wdh]