Senin, 28 Mei 2012 | 19:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Nasabah: Century Cuma Produk Bodong
Headline
inilah.com/Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Selasa, 24 November 2009 | 16:39 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Nasabah Bank Century mendatangi Komisi III DPR meminta kejelasan soal uang mereka. Mereka tak mau anggota dewan berpolemik, melebarkan isu ke ranah yang tidak substantif.

"Sebetulnya inti permasalahan ini simple, yakni siapa yang menjual produk bodong ini? Kami ingin kejelasan," kata nasabah Bank Century Edo Abdurrahman dalam RDPU dengan Komis III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11).

Ia geram karena Century berkembang menjadi polemik, sementara nasib uang mereka tidak jelas. Ia dan 20 nasabah lain mewanti-wanti Hak Angket Bank Century yang diusulkan DPR tidak menjadi bahan mainan.

"Tolonglah jangan memplesetkan persoalan ini dengan Undang-undang perbankan, LPS. Nenek mau mati saja tahu ini (antaboga) bukan produk Bank," ungkap dia.

Ia mengatakan, nasabah sudah terlalu lelah berteriak memperjuangkan nasib mereka, hingga ada yang meninggal karena terlalu stres. Pemerintah harus menjelaskan siapa oknum sekuritas yang mencuri uang mereka.

"Uang yang dicuri Robet Tantular itu bukan uang kami, itu uang Bank Century. Kami imgin tahu siapa oknum sekuritas yang menjual saham kami, kalau memang bodong, ya kami ingin diberikan produk yang tidak bodong," paparnya.

Edo, nasabah yang menyimpan uang Rp 13 miliyar di Bank Century, mengaku pesimis terhadap hukum. Ia merasa dibodohi oleh pihak-pihak yang me,anfaatkan demi kepentingan yang tidak jelas.

"Jadi, kami mohon melalui komisi III untuk mencarikan solusi tentang masalah ini. Putusan hukum sudah ada dan inkrah," pungkasnya. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.