Sabtu, 26 Mei 2012 | 11:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BI: Aliran Dana Century Menyangkut Nama Seseorang
Headline
Darmin Nasution - inilah.com /Dokumen
Oleh: Ari Purwanto
web - Selasa, 24 November 2009 | 16:53 WIB
INILAH.COM, Jakarta - BI menjelaskan saat BPK melakukan audit investigasi aliran dana di bank Century setelah dipertimbangkan tidak diungkap karena menyangkut nama sesesorang.

Hal itu dikatakan Deputi Gubernur BI Darmin Nasution di Depkeu dalam jumpa pers menanggapi hasil audit BPK terhadap Bank Century, Selasa (24/11). "Tentang aliran dana bank Century sebenarnya BI sudah mengajak BPK untuk menelisik dana aliran itu namun setelah dipertimbangkan tetapi aliran dana itu tidak diungkap karena ditakutkan menyangkut nama seseorang," katanya.

Pernyataan itu merupakan salah satu bagian dari keberatan BI terhadap hasil audit BPK terhadap Bank Century yang menyatakan BI salah melakukan kebijakan. Selain itu BI menjelaskan BPK tidak melihat secara utuh situasi saat itu ketika Bank Century mendapatkan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP).

"Tentang pemberian FPJP terhadap Bank Century ada beberapa hal yang tidak digali BPK yaitu tentang kondisi ekonomi global saat itu, tentang Perppu No 2/2008 tentang amandemen BI yang terkait FPJP," jelasnya.

BPK juga dinilai tidak memberikan data yang valid karena kutipan transkrip yang sepotong-sepotong sehingga menimbulkan arti yang tidak sesuai seperti pemahamann hukum tentang agunan FPJP. Dalam pembeerian FPJP BI melakukan dana talangan untuk merespon ancaman krisis keuangan global sehingga konteks FPJP adalah menyelamatkan perekonomian nasional secara sistemik.

"Jadi BI menilai hasil audit BPK belum secara lengkap menyampaikan data dan dokumen termasuk transkip rapat mengenai Bank Century," tegasnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
Agus Budiwan
Kamis, 17 Desember 2009 | 06:52 WIB
Siapa yg paling diuntungkan dgn suntikan dana.Kenapa BPK dan BI tidak bereaksi ketika melihat terjadi kejanggalan,dan membiarkan dana terus mengalir.Kembalikan dana suntikan.
Rizani
Kamis, 26 November 2009 | 00:54 WIB
saya udah neg lihat berita kasus century , simple aja siapa yang merasa menerima kucuran dana 6,7 triliun ngaku aja.....biar rakyat kagak puyeng.......
empu
Selasa, 24 November 2009 | 20:24 WIB
Emank pada saat kepojok banyak yg menjadi pintar..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.