inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Penutupan IHSG

BUMI-Bakrie Seret IHSG Turun

Headline
inilah.com /Wirasatria
Oleh: Asteria
Selasa, 24 November 2009 | 17:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan seiring koreksi bursa regional Asia. Jatuhnya BUMI dan saham grup Bakrie, ikut menyeret turun bursa.

Pada perdagangan Selasa (24/11), IHSG ditutup melemah 9,532 poin (0,39%) ke level 2.471,884. Indeks saham unggulan LQ 45 juga turun 1,764 poin (0,37%) ke level 488,047 dan indeks JII turun 0,1% menjadi 409.74

Bursa saham Indonesia dibuka melemah 0,08% ke level 2.479 dan bergerak flat hingga sesi siang bertengger di angka 2.476. Namun, tekanan terus berlanjut hingga akhirnya bursa terus melemah dan ditutup di 2.471.

Seorang pengamat pasar modal mengatakan, IHSG terkoreksi seiring pelemahan bursa regional. Penguatan indeks Dow Jones ke level tertingginya ke 10.450, tidak mampu membawa pencerahan di bursa kawasan Asia. Investor melakukan aksi ambil untung terhadap saham sektor pertambangan dan grup Bakrie, katanya.

Sentimen negatif dari dalam negeri berasal dari pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang Bank Century dan kasus KPK yang tidak memberi kepastian. Investor pun cenderung menahan diri, menjelang liburnya beberapa pasar saham akhir pekan ini.

IHSG terkoreksi, dengan komposisi sektor saham yang naik lebih banyak daripada yang turun. Seperti sektor perkebunan, industri dasar, aneka industri, manufaktur, konsumsi, dan infrastruktur yang berhasil membukukan kenaikan. Sedangkan sektor properti anjlok terbesar 2%, tambang 1,7%, perdagangan 0,9% dan finansial 0,7%.

Saham grup Bakrie masih mendominasi perdagangan, dipimpin PT Bumi Resources (BUMI) dengan nilai transaksi Rp1,211 triliun atau 29,5% dari total perdagangan hari ini. Adapun BUMI ditutup terkoreksi Rp 125 (4,54%) di posisi 2.625. Sedangkan saham PT Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 10 (3,50%) ke level Rp 275, dan PT Bakrie Telecom (BTEL) melemah Rp 8 (4,90%) menjadi Rp 155.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatatkan volume transaksi sebanyak 5,734 miliar lembar saham, senilai Rp 4,113 triliun dengan frekuensi 86.143 kali. Sebanyak 56 saham naik, 141 saham turun dan 63 stagnan.

Emiten-emiten yang mengalami penurunan terbesar antara lain PT Goodyear Indonesia (GDYR) turun Rp300 ke Rp9.500, PT HM Sampoerna (HMSP) turun Rp150 ke Rp10.050, PT Bank Mandiri (BMRI) turun Rp125 ke Rp4.575, PT Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 ke Rp 17.000 dan PT Adaro Energy ADRO) turun Rp60 ke Rp1.710.

Sedangkan beberapa emiten yang menguat antara lain PT Merck (MERK) menguat Rp3.900 ke posisi Rp78.900, PT Astra Agro (AALI) naik Rp650 ke Rp23.400, PT Indo Tambangmegah Raya (ITMG) naik Rp550 ke Rp27.700, PT Astra International (ASII) naik Rp200 ke Rp33.350, dan PT Bukit Asam (PTBA) naik Rp200 ke Rp16.100, Indocement (INTP) naik Rp 150 ke Rp 11.750.

Pelemahan IHSG terjadi seiring koreksi bursa regional. Indeks Komposit Shanghai turun tajam 115,14 poin (3,45%) ke level 3.223,53, indeks Hang Seng turun 348,25 poin (1,53%) ke level 22.423,14, indeks KOSPI turun 12,63 poin (0,78%) ke level 1.606,42, indeks Nikkei 225 terkoreksi 96,10 poin (1,01%) menjadi 9.401,58, dan Straits Times melemah 17,90 poin (0,64%) di posisi 2.779,98. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.