Senin, 28 Mei 2012 | 19:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sultan Larang Keluarganya Ikut Pilkada
Headline
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X - istimewa
Oleh:
web - Selasa, 24 November 2009 | 17:25 WIB
INILAH.COM, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, tak mengizinkan keluarganya mencalonkan diri sebagai bupati/wali kota dalam pilkada di wilayah DIY.

"Saya tidak akan memberikan dukungan apa pun jika ada bagian dari anggota keluarga saya yang mencalonkan diri menjadi bupati atau wali kota," kata Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Yogyakarta, Selasa (24/11).

Menurutnya, jika ada anggota keluarganya yang ikut mencalonkan diri menjadi bupati atau wali kota itu merupakan tindakan yang kurang pantas sehingga tidak perlu didukung.

"Jadi, tidak ada anak atau keluarga saya yang akan maju dalam pilkada, karena hal itu jelas tidak pantas. 'Masak' saya menjadi gubernur di DIY kemudian ada keluarga saya yang menjadi bupati atau wali kotanya, secara etika itu jelas tidak pantas," katanya.

Ia mengatakan, sampai kapan pun tidak akan mengizinkan keluarganya maju mencalonkan diri menjadi bupati atau wali kota, karena sejak awal hal itu sudah dibicarakan dengan keluarganya.

"Pencalonan itu hanya kepentingan politik partai, sehingga tidak ada keluarga saya yang maju dan itu tidak akan pernah terjadi. Saya tidak akan mengizinkan meskipun mereka sebagai warga negara mempunyai hak untuk mencalonkan diri," katanya.

Menurut dia, jika ada bagian dari anggota keluarganya yang tetap ngotot untuk mencalonkan diri menjadi bupati atau wali kota, maka akan dilakukan kampanye untuk tidak memberikan dukungan kepadanya.

"Jika anak atau saudara saya yang maju menjadi bupati atau wali kota, saya tidak akan merestui, karena terkait dengan kepantasan. Saya yakin mereka juga mengerti soal etika kepantasan, tetapi jika ada yang nekat, saya akan melakukan kampanye untuk tidak mendukung dan memilihnya," kata Sultan.

Di wilayah DIY, kini terdapat tiga kabupaten yang akan melaksanakan pilkada pada 2010. Yakni Kabupaten Gunungkidul, Bantul, dan Sleman. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.