INILAH.COM, Milan - Bek tengah AC Milan, Thiago Silva, menyukai taktik 4-2-1-3 yang digunakan sang pelatih Leonardo. Ini diungkapnya setelah Milan menang atas Cagliari dengan skor tipis, 4-3.
Menang selalu menyenangkan, jadi itu bagus, ungkapnya kepada Corriere dello Sport.
Kami adalah tim paling Brasil di Eropa. Saya belum pernah memainkan taktik seperti itu, bahkan di Brasil.
Memang sedikit melelahkan, tetapi juga menyenangkan untuk pemain bertahan. Anda harus siap menghadapi situasi serangan balik. Anda harus bisa memutuskan kapan harus mendekat dan kapan harus mundur, lanjutnya.
Saya suka ketika semua orang maju menyerang dan mempercayakan pertahanan kepada (Alessandro) Nesta dan saya sendiri, Silva menerangkan.
Sejarah mencatat, biasanya tim yang meraih Scudetto adalah tim yang paling sedikit kebobolan. Tetapi Silva memiliki pemikiran yang berbeda.
Tetapi kami bisa menang dengan cara yang berbeda. Kami bisa meraihnya melalui permainan menyerang yang spektakuler dan meninggalkan ruang bagi lawan, tetapi sekaligus membuka peluang bagi kami untuk mencetak banyak gol, pemain berusia 27 tahun itu menekankan.
Sementara Inter, mereka kebobolan sedikit karena mereka menyerang dengan lebih sedikit pemain, pungkasnya.
Milan saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Seri A, terpaut tujuh poin dengan sang juara bertahan Inter.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !