INILAH.COM, Jakarta - Keputusan yang dibuat oleh KSSK dalam penetapan kriteria bank gagal berdampak sistemik tidak bersifat misterius dan tidak mengandung unsur kepentingan beberapa pihak.
Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers yang digelar di Ruang Mezanin, Departemen Keuangan, Selasa (24/11). "Keputusan tidak misterius, tetap akuntabel. Tidak ada konflik
kepentingan," ujarnya dengan nada tegang.
Pernyataan tersebut dilontarkannya terkait pemberitaan yang memojokkan posisinya dan anggota KSSK lainnya beberapa hari terakhir. "Ada info (notulensi rapat) yang dibocorkan, diambil bagian-bagian yang menegangkan dan menarik. Tapi itu tidak merangkum seluruh episode," ujarnya.
Ani pun mengaku siap diselidiki lebih lanjut apabila ditemukan indikasi tindak kriminalitas. "Kalau ada oknum, silahkan diinvestigasi. Kami sebagai pengelola
ekonomi akan konsen dengan akuntabilitas untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Kami siap diaudit, apa yang menjadi dasar pertimbangan, memberi info transparan, sesuai kewenangan dan dilihat dari setting yang ada," ujarnya.
Kendati mengaku siap, secara implisit Ani meminta perlindungan hukum, pasalnya ia merasa pembuat keputusan tidak berhak untuk diadili. "Untuk pembuat kebijakan seperti kami juga perlu mendapat kepastian hukum," pungkasnya.
Ani dalam jumpa pers tersebut sangat terlihat tegang dan bersikap kurang kooperatif kepada media, salah satunya dengan membatasi sesi tanya jawab. "Saya yang menguasai forum ini, jadi saya yang menentukan," ujarnya. [mre/hid]