Senin, 28 Mei 2012 | 19:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jelang Pilkada, Filipina Darurat Nasional
Headline
Gloria Macapagal Arroyo - bbcnews.com
Oleh:
web - Selasa, 24 November 2009 | 21:21 WIB
INILAH.COM, Ampatuan Setelah serangan massal sebelum pilkada tewaskan 46 orang, Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo umumkan keadaan darurat di dua provinsi.

Polisi dan militer sebaiknya segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan mengamankan area-area tersebut. Tak ada keraguan dalam upaya penegakan keadilan ini, papar Arroyo, seperti dikutip Straits Times, Selasa (24/11).

Polisi sejauh ini telah menemukan 22 jasad di sebuah kuburan massal di Provinsi Maguindanao. Sebelumnya, mereka juga telah menemukan 24 jasad dengan peluru di sekujur tubuh mereka. Kawasan ini memang marak dengan aksi militan, terutama menjelang pilkada seperti saat ini.

Jurnalis juga tak luput dari sasaran aksi ini, dengan perkiraan 20 wartawan berada di antara para korban. Ini berarti pembantain jurnalis terbesar sepanjang masa dalam waktu yang bersamaan. Korban adalah anggota konvoi untuk calon gubernur Ismael Mangudadatu yang istri dan kedua saudarinya tewas dalam insiden ini. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.