INILAH.COM, Jakarta - Munculnya nama Komjen Pol Ito Sumardi sama sekali tidak diprediksi. Ito, sejak awal tidak masuk ke dalam daftar pengganti Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Namanya muncul 1 jam jelang pengumuman pukul 21.15 WIB di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/11).
Informasi ini diperoleh dari sumber INILAH.COM di Mabes Polri. Seperti diberitakan 2 hari lalu, bahwa kepastian Susno Duaji sudah diputuskan. Terutama, setelah adanya pemanggilan dua media massa.
Sejak saat itu muncul nama-nama yang bakal menggantikan Susno Duadji. Mereka adalah Kadiv Humas Irjen Pol Nanan Soekarna, dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang.
Sumber INILAH.COM di Polri menyebutkan, kedua nama itu tadinya sudah disetujui oleh oleh Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri dan Wanjakti. Hanya saja, satu jam menjelang pengumuman, nama Nanan dan Mathius Salempang dikeluarkan dari daftar calon pengganti Susno.
Saat itulah muncul nama Ito. Sayang, saat ditanya tentang kenapa pilihan jatuh ke Ito, sumber itu tak mau menjelaskan. ''Ada alasan politis. Yang jelas, Ito dinilai saat ini paling netral. Terutama di antara angkatan di kepolisian,'' kata sumber itu.
Ito sendiri pernah menjabat sebagai Kapolda Riau. Setelah itu, Ito juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Ito diganti dari Kapolda Selatan dalam sebuah pergantian kolektif bersama 13 Kapolda.
Pergantian 13 Kapolda waktu itu sempat dikaitkan dengan masalah ilegal loging. Tapi, pihak Mabes Polri membantah. Menurut Mabes Polri waktu itu, pergantian Kapolda adalah bagian dari reorganisasi yang biasa dilakukan di tubuh kepolisian. [bar]