INILAH.COM, Jakarta - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melakukan penawaran umum terbatas II (PUT II) dengan mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dengan harga pelaksanaan Rp185 per saham.
PUT II ini menawarkan sebanyak 26.183 miliar dengan nilai nominal Rp100 setiap saham. Total PUT II ini sekitar Rp4.843.909.952.400. Setiap pemegang 11 saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham mempunyai 20 HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) untuk membeli 20 saham baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp185. Pada setiap saham 16 saham hasil pelaksanaan HMETD tersebut melekat 3 waran seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham ENRG. Perseroan akan menawarkan waran dengan total 4.909.368.195 dengan harga pelaksanaan Rp190 sehingga seluruhnya berjumlah Rp 932.779 miliar.
Rencana penggunaan dana PUT II ini seperti dikutip INILAH.COM, dari prospektus singkat yang diterbitkan Rabu (25/11) antara lain sekitar 20,95% atau Rp965 miliar untuk akuisisi 10% working interest pada Blok Masela PSC dari INPEX sebagai penjual, sekitar 52,37% atau Rp2.421,5 triliun untuk membayar utang perseroan berdasarkan fasilitas Secured term Loan dan sekitar 9,43% atau Rp 434,25 miliar untuk pembayaran biaya keuangan dan sekitar 17,26% atau Rp 795,3 miliar untuk belanja modal dan tambahan modal kerja.
Penawaran umum terbatas ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 Desember 2009. Tanggal terakhir perdagangan saham HMETD 6 Januari 2010.
Tanggal Mulai Perdagangan Saham tanpa HMETD pada 11 Januari 2010, Tanggal Pencatatam dalam Daftar Pemegang Saham pada 11 Januari 2010, distribusi HMETD pada 12 Januari 2009, tanggal pencatatan HMETD dan Waran Seri I di bursa pada 13 Januari 2010. [hid]