INILAH.COM, Jakarta - Dirjen MinerbaPabum mengakui pada 2009 ini target pendapatan dari sektor pertambangan diperkirakan akan lebih rendah dari pencapaian 2008 Rp42 triliun.
"Pada 2009 ini, kami memperkirakan sumbangan pendapatan dari sektor pertambangan akan lebih rendah dari pencapai 2008. Pada 2008 pendapatan sektor pertambangan capai Rp42 triliun, sementara 2009 kemungkinan akan lebih rendah dari pencapaian 2008," kata Dirjen MinerbaPabum Bambang Setiawan di Jakarta, Rabu (25/11).
Bambang menjelaskan adapun penyebab penurunan pendapatan, lebih disebabkan anjloknya harga komoditas. "Harga komoditas 2009 sangat anjlok bila dibandingkan dengan harga 2008 yang lalu. Pada 2009 ini harga Nikel bahkan pernah anjlok sampai US$4,5 cent per pound dibawah ongkos prosuksinya. Beruntung saat ini harga nikelberangsur naik menjadi antara US$ 8-9 cent per pound. Padahal pada 2008 yang lalu harga Nikel bisa mencapai US$ 25 cent per pound," jelas Bambang. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !