INILAH.COM, Bogor - Pasha 'Ungu' berstatus tahanan kota karena permohonan penangguhan penahanannya ditolak Kejari Bogor. Konsekuensi ia tak bisa ke luar kota dan wajib lapor 2 kali seminggu.
"Permohonan tidak ditahan kita tolak. Secepatnya akan kita limpahkan ke Pengadilan. Jika tidak ada halangan, Senin (30/11) depan akan kita limpahkan ke pengadilan," jelas Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bogor, Bambang Permadi, di Jalan Ir H Juanda, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/11).
Penolakan itu membuat Pasha dijatuhi status tahanan kota. Konsekuensinya, Pasha wajib lapor 2 kali dalam seminggu atas kasus KDRT tehadap mantan istrinya, Okie Agustina.
"Wajib lapor tetap dilakukan Senin dan Kamis. Sampai saat ini belum bisa mengatakan bisa atau tidak bisa keluar kota. Tapi, sejauh ini yang kami tahu jika statusnya tahanan kota jadi tidak bisa pergi kemana pun selain di Bogor," paparnya.
Namun mengingat Pasha sebagai tulang punggung keluarga, kabarnya pidana yang dijatuhkan kepadanya masih fleksibel. "Pidananya masih punya batas batas, sebab dia tulang punggung. Jadi jangan sampai mengganggu kegiatannya," pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, Pasha sang vokalis Ungu masih terus diperiksa tim penyidik Kejari Bogor. [aji]