INILAH.COM, Jakarta - Posisi Kabareskrim diganti dari Komjen Pol Susno Duadji ke Irjen Pol Ito Sumardi Djunisanyoto. Namun mantan Kapolda Riau ini mengaku tak tahu alasan penunjukkan dirinya.
"Saya sebetulnya nggak tahu yah, saya ditunjuk pimpinan, tentu untuk memilih sesuatu itu menggunakan pertimbangan," ujarnya di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/11).
Menurut Staf Ahli Kapolri, Bachtiar Ali kepada INILAH.COM mengatakan, Ito merupakan satu-satunya Kabareskrim Polri yang memiliki gelar Doktor. Ia memperoleh back ground doktor Hukum dari Unpad. "Itulah kenapa Kapolri memilihnya," katanya.
Pakar Komunikasi Universitas Indonesia (UI) ini juga mengungkapkan, dengan gelar Doktor itu, Kapolri memandang Ito memiliki pengetahuan yang luas soal Reserse dan Kriminal. Karena, menjadi Kabareskrim harus mengetahui banyak soal itu.
"Selain itu, beliau juga Koordinator Staf Ahli Mabes Polri, itu adalah posisi yang strategis. Dengan latar belakang Reskrim yang dimiliki itu, beliau juga harus bergerak cepat jangan terlalu lamban dalam proses adaptasinya," terang Bachtiar. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !