inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Penjualan Rumah Baru di AS Diprediksi Naik 2%

Headline
istimewa
Oleh:
Rabu, 25 November 2009 | 13:29 WIB
INILAH.COM, Washingtong - Penjualan rumah baru diperkirakan naik 2% di Oktober 2009.

Hal ini memperkuat data pekan ini yang menunjukkan bahwa pasar real estat mendapatkan pijakannya kembali setelah mengalami keruntuhan dramatis.

Menurut AP, Departemen Perdagangan akan melaporkan data penjualan rumah baru ini pada Rabu (25/11) pukul 10.00 waktu setempat. Namun menurut survey Thomson Reuters, penjualan rumah baru mengalami kenaikan sebesar 2% selama Oktober 2009 menjadi 410.000 dari 402.000 di September.

Hal ini menunjukkan penandatanganan kontrak untuk membeli rumah sudah hampir habis, pembelian rumah baru di Oktober 2009 sebelum parlemen bulan ini memutuskan untuk memperpanjang kredit pajak.

Saat ini kredit akan mencakup kontrak yang ditandatangani pada 30 April. "Kita mungkin melihat kecenderungan penjualan rumah baru yang lebih tinggi selama dua sampai tiga bulan, mungkin cukup kuat," kata Paul Dales, ekonom AS dari Capital Economics Ltd.

Industri bangunan akan terus melobi bagi perluasan kredit pajak, dan kontraktor telah merasa lebih baik untuk prospek bisnis mereka hari ini.

Bulan lalu, Ryder Homes dari Nevada Inc. telah melanjutkan pembangunan rumah di dua tempat di sekitar Reno. "Kami sedang mencari orang-orang yang siap untuk menunggu enam bulan," kata Rob Dunbar, manajer Ryder pengembangan tanah.

Pasar perumahan didukung oleh bantuan federal, telah pulih dari kondisi terburuknya dalam beberapa dasawarsa.

National Association of Realtors mengatakan Senin (23/11) penjualan rumah naik 10% sepanjang September-Oktober, kenaikan bulanan terbesar dalam satu dekade. Selain kredit pajak, pembeli tertarik oleh harga yang rendah dan tingkat hipotek.

Federal Reserve telah membuat tingkat suku bunga dalam kisaran 5% sejak musim semi, membuat kepemilikan rumah lebih terjangkau bagi banyak pembeli.

Harga rumah yang dirilis Selasa (24/11) waktu setempat, sebagaimana diukur oleh Indeks Standard & Poor's/Case-Shiller menunjukkan dari 20 kota-kota besar, harga rumah naik 0,3% pada September, kenaikan keempat bulannya.

Tetapi banyak ahli memperkirakan bahwa harga akan tertekan menjadi sangat rendah di musim semi berikutnya, mungkin jatuh lagi 5-10%, karena akan banyaknya terjadi penyitaan.

Di Tucson, Ariz, pengembang John Wesley Miller memotong harga sebanyak 20% untuk bersaing dengan penyitaan. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.