INILAH.COM, Jakarta - Anak usaha Pertamina, PT Elnusa Tbk (ELSA) menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp4,52 triliun pada 2010 atau naik 22,65 persen dibanding perkiraan pendapatan perseroan pada 2009 sebesar Rp3,496 triliun.
Dalam materi publik ekspose yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (25/11), dijelaskan, target pendapatan 2010 tersebut terdiri atas pendapatan yang berasal dari jasa hulu migas sebesar Rp2,992 triliun, jasa hilir migas Rp1,235 triliun, pendapatan jasa penunjang hulu migas Rp173 miliar dan pendapatan jasa penunjang dan berbasis kompetensi Rp230 miliar.
Adapun pendapatan jasa hulu migas pada 2010 dikontribusikan dari geoscience services (GSC) sebesar Rp1,44 triliun, drilling services (EDS) Rp732 miliar dan oilfield services (OFS) sebesar Rp601 miliar.
Pada 2009 perkiraan kompoisisi pendapatan perseroan antara lain pendapatan yang berasal dari jasa hulu migas sebesar Rp2,216 triliun, pendapatan jasa hilir migas Rp924 miliar, pendapatan jasa penunjang hulu migas Rp160 miliar, dan pendapatan jasa penunjang dan berbasis kompetensi Rp196 miliar.
Sementara itu basis pelanggan ELSA terdiri atas perusahaan multinasional dan nasional. Untuk wilayah Indonesia sendiri ada lebih dari 20 jumlah perusahaan. Untuk pasar internasional, pada 2009 perseroan telah menyelesaikan pekerjaan 2D/3D land data seismic di Brunei senilai 5 juta dolar AS.
Per 30 September 2009, ELSA mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 383 persen menjadi Rp493 miliar, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp102 miliar. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !