INILAH.COM, Jakarta - PT Polysindo Eka Perkasa Tbk (POLY) berhasil mencatat pertumbuhan yang signifikan pada triwulan III 2009 hingga 357,57% menjadi Rp1.038,62 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang merugi Rp403,15 miliar.
Demikian paparan perseroan dalam materi eksposes di Jakarta, Rabu (25/11).
Pertumbuhan laba bersih ini lantaran adanya keuntungan kurs menjadi Rp1.271,138 miliar ketimbang periode sebelumnya yang merugi hingga Rp1.631,331 miliar, di mana kurs pada 30 September serta 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp9.681, Rp10.950, dan Rp9.491.
Selain itu, perseroan berhasil meraih pertumbuhan penjualan menjadi Rp2,58 triliun, di mana Rp692 miliar di antaranya untuk kebutuhan tujuan ekspor.
Selain itu, perseroan mencatat penurunan pendapatan usaha menjadi Rp2.585,25 miliar dibandingkan periode sebelumnya Rp3.042,21 miliar.
Penurunan ini disebabkan turunnya harga jual sejalan dengan turunnya harga bahan baku dibandingkan harga rata-rata bahan baku pada 2008. Perseroan pun masih mencatat EBITDA positif sebesar Rp192.691 miliar atau sekitar US$20,85 juta.
Selain itu, perseroan pun akan mengurus ijin ke Departemen Hukum dan HAM terkait dengan pergantian nama menjadi PT Asia Pasific Fibers dari PT Polysindo Eka Perkasa Tbk. Namun, izinnya belum keluar. "Kami harapkan dengan adanya pergantian nama ini akan membawa berkah bagi perseroan," tukas Sekretaris Perusahaan Tunaryo. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !