inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Saham Publik di Bank Mutiara

Pemerintah Harus Putuskan

Headline
inilah.com/Dokumen
Oleh: Agustina Melani
Rabu, 25 November 2009 | 16:56 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah harus memutuskan saham publik Bank Mutiara (Century) masih ada atau tidak ada. Kalau ternyata ada maka harus dibuka sehingga dapat diperdagangkan di pasar saham.

Hal itu disampaikan Kepala Riset PT Panca Global Securities Bertrand Raynaldi, saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (25/11). "Sekarang keputusan ada di tangan pemerintah apakah saham publik itu ada atau tidak. Kalau
ada saham tersebut seharusnya bisa diperdagangkan dan dibuka suspennya," ujar Bertrand.

Ia menambahkan,bila saham publik Bank Mutiara tersebut tidak ada maka atas dasar apa. "Kalau saham publik tidak ada maka atas dasar apa, kecuali bila perusahaan itu bangkrut," kata Bertrand.

Ia menambahkan,kepemilikan saham publik BCIC masih ada tetapi saham tersebut dilusi. Bertrand mengatakan, pertama, bila go private biasanya itu atas permintaan perseroan. kedua, perseroan tersebut bangkrut sehingga bursa mendelisting perseroan. Sedangkan Bank Mutiara sudah ditalangi oleh pemerintah dan tidak bangkrut.

Sementara itu, Kepala Danareksa Research Institute Purbaya Y.Sadewa mengatakan, bank Mutiara tidak harus go private dan delisting dari bursa. Bila bank Mutiara tersebut sudah sehat dan pemerintah berencana
menjual bank Mutiara maka penjualan tersebut akan lebih mudah. Selain it, kepemilikan saham publik yang kecil tak seharusnya go private dan delisting dari bursa. "Kepemilikan saham publik HM Samperna sangat
kecil tetapi masih tercatat di bursa," ujar Purbaya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.