inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Medco Masih Tunggu Kepastian 3 Proyek WK Migas

Headline
istimewa
Oleh: Makarius Paru
Rabu, 25 November 2009 | 19:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Medco Energy Tbk masih menanti kepastian kelanjutan tiga proyek eksplorasi migasnya, baik di Indonesia maupun yang ada di luar negeri.

"Major project asset Medco ada tiga, antara lain WK Migas di Lybia blok-47, kemudian ada juga proyek Senoro Toili, serta menanti kontrak ekstension blok A di Aceh," kata Investor Relation Medco, Adi Nugraha di Jakarta, Rabu (25/11).

Dia menambahkan, adapun cadangan terbesar ada pada WK Migas yang ada di Lybia, blok - 47. Total cadangannya mencapai 175,850 million british oil equivalent (MBOE).
"Kami masih menunggu persetujuan dari Lybia," jelasnya.

Sementara itu, cadangan migas terbesar kedua ada di lapangan gas Senoro Toilio, sekitar 167,662 MBOE. "Di proyek Senoro, Medco masih menanti bagaimana kelanjutan Gas Sales Agreement (GSA) yang sudah dilakukan
Medco dengan pembeli asal Jepang, Mitsubishi. Karena belakangan isu gas untuk domestik sedikit menghambat proyek ini," jelasnya.

Selain kedua WK Migas tersebut, sumber cadangan terbesar ketiga milik Medco adalah blok A, di Nangroe Aceh Darussalam dengan total cadangan mencapai 22,067 MMBOE. "Kontrak Medco di blok A akan berakhir pada 2011 mendatang. Namun Medco sudah mengajukan kontrak ekstension ke pemerintah, walaupun sampai saat ini belum selesai," jelasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.