INILAH.COM, Jakarta - PT Medco Energy Tbk masih menanti kepastian kelanjutan tiga proyek eksplorasi migasnya, baik di Indonesia maupun yang ada di luar negeri.
"Major project asset Medco ada tiga, antara lain WK Migas di Lybia blok-47, kemudian ada juga proyek Senoro Toili, serta menanti kontrak ekstension blok A di Aceh," kata Investor Relation Medco, Adi Nugraha di Jakarta, Rabu (25/11).
Dia menambahkan, adapun cadangan terbesar ada pada WK Migas yang ada di Lybia, blok - 47. Total cadangannya mencapai 175,850 million british oil equivalent (MBOE).
"Kami masih menunggu persetujuan dari Lybia," jelasnya.
Sementara itu, cadangan migas terbesar kedua ada di lapangan gas Senoro Toilio, sekitar 167,662 MBOE. "Di proyek Senoro, Medco masih menanti bagaimana kelanjutan Gas Sales Agreement (GSA) yang sudah dilakukan
Medco dengan pembeli asal Jepang, Mitsubishi. Karena belakangan isu gas untuk domestik sedikit menghambat proyek ini," jelasnya.
Selain kedua WK Migas tersebut, sumber cadangan terbesar ketiga milik Medco adalah blok A, di Nangroe Aceh Darussalam dengan total cadangan mencapai 22,067 MMBOE. "Kontrak Medco di blok A akan berakhir pada 2011 mendatang. Namun Medco sudah mengajukan kontrak ekstension ke pemerintah, walaupun sampai saat ini belum selesai," jelasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !