INILAH.COM, Jakarta - Proyeksi pertumbuhan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih bergantung pada harga minyak pada 2010.
Hal itu disampaikan Direktur Pengembangan ANTM, Tato Mirza pada Rabu (25/11). "Proyeksi pertumbuhan pada 2010 tergantung pada harga minyak sekitar US$80 dan tergantung pada harga minyak," ujar Tato.
Tato menambahkan, ANTM selalu melakukan upaya signifikan dengan meningkatkan produksi, antara lain pertumbuhan feronikel mencapai 30%, nikel 20%, dan emas dari 500 ribu ton menjadi 3 ton.
Menurut Tato, sekitar 95 persen untuk ekspor dengan tujuan terbesar yaitu di Korea dan Jepang, menyusul Eropa dan China. "China menjadi faktor dominan permintaan komoditas global dalam jangka panjang," tutur Tato.
ANTM sedang melakukan beberapa proyek yang juga masih dalam proses tender antara lain proyek Alumina, proyek tambang emas Cibaliung yang direncanakan akan beroperasi pada semester II 2010, proyek PLTU Polamas dan Feni Halmahera. [cms]