Minggu, 27 Mei 2012 | 12:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sentimen dari Pembayaran Newmont
Lebih Baik Akumulasi BUMI
Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Ahmad Munjin
web - Kamis, 26 November 2009 | 08:57 WIB
INILAH.COM, Jakarta Saham PT Bumi Resources (BUMI), Kamis (26/11) diprediksikan menguat terbatas seiring sentimen positif dari komitmen membayar divestasi Newmont. Akumulasi buy BUMI!
Aji Martono, technical analyst PT Indomitra Securities mengatakan, potensi penguatan BUMI hari ini karena aksi korporasi yang dilakukan setelah berkomitmen membayar divestasi 18% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Menurutnya, peristiwa ini menjadi daya tawar bagi investor untuk kembali mengakumulasi saham sejuta umat ini.
Kenaikan BUMI juga seiring potensi penguatan market Dow Jones, Nikkei dan Hang Seng setelah mengalami koreksi teknis pada perdagangan kemarin. BUMI akan menguat mengarah ke level resistance Rp2.675 dan Rp2.400 sebagai level suport-nya, katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (25/11) malam.
Pada perdagangan kemarin saham BUMI ditutup melemah Rp25 (0,95%) menjadi Rp2.600 dibandingkan sebelumnya Rp2.625. Harga tertingginya mencapai Rp2.675 dan terendahnya Rp2.525. Volume transaksi mencapai 274,4 juta unit saham senilai Rp713,7 miliar dan frekuensi 6.696 kali.
Lebih jauh Aji mengatakan, titik resistance BUMI di level Rp2.675 merupakan level yang menentukan dan menarik bagi investor. Pasalnya, jika titik resistance ini bisa tembus, bargaining posisition terhadap BUMI menjadi lebih kencang dan investor cenderung untuk memburu kembali saham ini.
Sebaliknya, apabila tekanan jual berlanjut hingga mencapai level support Rp2.400 hari ini, kemungkinan pelemahannya akan tertahan di level ini. Karena level support ini merupakan patokan bagi investor untuk kembali mengakumulasi saham BUMI kembali, tandasnya.
Di sisi lain, rencana perseroan kembali menerbitkan obligasi korversi senilai US$300 juta, menurutnya tidak akan berpengaruh negatif bagi BUMI. Pasalnya, hal itu tidak akan mengurangi jumlah saham yang beredar. Apalagi, jika obligasi ini direspon positif pasar karena tingkat suku bunganya yang bagus. Justru akan menjadi sentimen positif bagi BUMI, imbuhnya.
Namun demikian, hari ini menjelang libur Idul Adha 1431 Hijriah, Jumat (27/11) yang notabene long week end, banyak investor yang cenderung merealisasikan keuntungan. Apalagi, jika melihat saham-saham dari Grup Bakrie kemarin yang kompak mengalami penurunan berpeluang juga terjadi hari ini.
Pasalnya, berita yang berkembang saat ini terkait dengan rencana Grup Bakrie sendiri yang menarik dana besar-besaran dari market. Salah satunya adalah rencana right issue PT Energi Mega Persada (ENRG). Aksi ini memicu pelemahan saham-saham Grup Bakrie secara keseluruhan termasuk BUMI, tukasnya.
Pasar melihat, harganya terlalu mahal dengan target meraih dana Rp5 triliun dari rights issue tersebut. Akibatnya, sambil menunggu pelaksanaan right issue, investor memilih melakukan penjualan. Penjualan di ENRG berdampak negatif juga terhadap saham-saham Grup Bakrie lainnya termasuk BUMI, timpalnya.
Pada perdagangan kemarin pun pada sesi awal, BUMI sempat berada di level resistance Rp2.675. Tapi, karena tejadi penjualan pada saham-saham di grupnya, akhirnya BUMI pun ditutup melemah di harga tengah Rp2.600. Di sisi lain, harga minyak dunia yang saat ini terkoreksi juga bisa dijadikan pijakan menentukan koreksi BUMI, tuturnya.
Karena itu, penguatan BUMI akan sedikit terhambat sehingga kenaikannya terbatas. Untuk jangka panjang merupakan saat yang tepat akumulasi buy dan untuk jangka pendek trading buy saja! pungkasnya. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Pembaca Inilah dot com
Kamis, 26 November 2009 | 09:09 WIB
Perasaan tiap pagi analisanya akumulasi bumi trus deh.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.