INILAH.COM, Jakarta - Jalan-jalan di Kota Jeddah, Arab Saudi menjadi berlumpur akibat banjir yang melanda kota itu. Genangan lumpur di jalan raya membuat arus lalu lintas macet.
"Saya berangkat dari Jeddah tadi siang namun hingga pukul 19.00 waktu Arab Saudi belum juga tiba di Mekkah karena terjebak kemacetan. Jalan raya penuh lumpur dan bagaikan kubangan," kata salah satu wartawan Indonesia, Nanang, Rabu (24/11).
Kendaraan yang terjebak macet menjadi tontotan penduduk sekitar. Hingga kini, belum ada laporan apakah ada jemaah haji asal Indonesia yang mengalami luka atau sakit akibat banjir itu.
Saat banjir melanda kota itu pagi hingga siang tadi, banyak mobil yang terjebak di tengah derasnya aliran air sehingga membuat mobil-mobil mengambang, karena ketinggian air sekitar satu meter.
Jemaah haji yang berada dalam bus dan ikut terjebak banjir juga mengalami was-was dengan banjir itu kendati tidak membuat bus yang ditumpangi mengambang.
Banjir itu disertai dengan arus deras menyapu apa saja yang dilintasinya, termasuk mobil, tong sampah dan barang-barang lain yang tidak sempat diselamatkan pemiliknya. Hujan lebat, apalagi banjir adalah kejadian langka di Arab Saudi.
Mekah dan kawasan perkemahan jemaah di Padang Arafah kabarnya juga diguyur hujan, sementara kantor Daerah Kerja (Daker) Panitia Penyelenggara Haji Indonesia di Mekah dilaporkan juga tergenang air.
Ribuan kendaraan dari Jeddah menuju Mekah terjebak kemacetan padahal biasanya arus lalu lintas di jalan raya ini lancar dan nyaman. [*/bar]