INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Negara BUMN melaporkan laba bersih 25 perusahaan BUMN sesuai Rencana Kerja Anggaran Perseroan (RKAP) 2009 telah mencapai Rp70,061 triliun.
Demikian diungkapkan oleh Meneg BUMN Mustafa Abubakar saat memaparkan kinerja 8 perusahaan dihadapan Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (26/11). "Laba bersih BUMN ini ditunjang oleh 3 perusahaan BUMN yang memiliki aset terbesar," ujar Mustafa.
Menurutnya, 3 perusahaan BUMN dengan aset terbesar untuk tutup buku tahun 2004-2008, yakni PT Bank Mandiri dengan aset mencapai Rp358,438 triliun, PT Pertamina Persero dengan aset Rp249,427 triliun, dan PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) dengan aset Rp290,718 triliun.
Saat ini, BUMN telah menyumbang dana kepada APBN meningkat dari total kontribusi Rp46,5 triliun pada 2004 menjadi Rp1.129,4 triliun atau sebesar 178,28%. Pada 2008, jumlah dividen yang telah dibagikan Rp28,615 miliar atau naik 122,94% dibandingkan dividen pada 2004 Rp12,835 miliar.
Untuk belanja modal pada 2008 naik 297,768% menjadi Rp128 miliar dibandingkan pada 2004 hanya Rp32,260 miliar. Hingga 2008, ada 141 jumlah BUMN, dengan 110 BUMN yang meraih laba dan ada 31 BUMN yang merugi. [san/hid]