Senin, 28 Mei 2012 | 19:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Incar Ketua Pansus
FPD Dicurigai Gembosi Angket
Headline
Fajroel Rahman - inilah.com/Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima & Bayu Herma
web - Kamis, 26 November 2009 | 12:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bergabungnya FPD dalam pengusulan Hak Angket Century dicurigai akan menggembosi angket. Aktivis Kompak pun menolak Pansus Century diketuai FPD.

"Lebih baik jangan Demokrat jadi ketuanya, karena nanti publik semakin curiga bahwa ini ada penggembosan," kata Ketua Kompak Fajroel Rahman sebelum menemui pimpinan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Ia mengatakan, publik menduga uang yang dari Bank Century ini mengalir kepada Partai Demokrat untuk digunakan dalam kampanye presiden-wapres SBY dan Boediono. Ditambah, semula FPD tidak mendukung angket terbentuk, namun, tiba-tiba konstelasi politik berubah pasca pidato Presiden SBY.

"Kami dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) menginginkan Pansus tidak dipimpin oleh Partai Demokrat karena nanti ada penggembosan karena kepentingan," ujar dia.

Ia juga menyatakan, Kompak akan mengawal terus hak angket Century hingga akhir pengusutan. "Kompak juga akan terus mengawal Bibit-Chandra untuk dijadikan kembali pimpinan KPK. Karena kami berkeyakinan bahwa KPK yang paling mampu membongkar Bank Century," katanya. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.