INILAH.COM, Jakarta - Pergerakkan IHSG
pada sesi I perdagangan Kamis (26/11) ditutup turun 31,11 poin (1,26%) di level 2.430,42 yang terseret penurunan saham grup Bakrie. Hal itu dikatakan pengamat pasar modal Deni Hamzah kepada
INILAH.COM Kamis (26/11). "Indeks terseret penurunan saham grup Bakrie terutama saham ENRG, DEWA dan BUMI," katanya.
Investor panik sehingga melakukan aksi jual terhadap rencana rights issue Energi Mega Persada (ENRG) dan Darma Henwa (DEWA). Investor khawatir beban utang grup Bakrie akan membebani perseroan ke depan. Untuk aksi jual saham Bumi Resources (BUMI) karena dengan bertambahnya utang perseroan dari aksi konversi obligasi membuat harga saham BUMI semakin terdiskon.
Saham ENRG ditutup turun Rp20 ke Rp215 dengan volume 628,365 unit saham sebanyak 3.999 kali transaksi. Untuk saham DEWA ditutup turun Rp33 ke Rp149 dengan volume 1.289.195 unit saham sebanyak 7.601 kali transaksi. Sedangkan saham BUMI ditutup turun Rp150 ke Rp2.450 dengan volume 457,861 unit saham nilai Rp567,1 miliar sebanyak 7.303 kali transaksi.
Volume perdagangan mencapai 3,3 miliar unit saham senilai Rp1,8 triliun, dengan 24 saham naik, 154 saham turun dan 44 saham stagnan. Untuk LQ45

turun 6,6 poin ke 479,17 dan Jakarta Islamic Index (JII)

turun 5,8 poin ke 401,3.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Bristol-Myers Squibb Indonesia (SQBI) naik Rp13.200 ke Rp79.200, Sepati Bata (BATA) naik Rp.100 ke Rp26.500, Surya Toto Indonesia (TOTO) naik Rp500 ke Rp8.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp450 ke Rp17.400, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp250 ke Rp27.850, Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) naik Rp100 ke Rp6.200, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp50 ke Rp16.500.
Sedangkan untuk saham-saham yang turun antara lainAstra Agro Lestari (AALI) turun Rp300 ke Rp23.200, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp250 ke Rp250 ke Rp11.150, United Tractors 9UNTR) turun Rp200 ke Rp15.150, Bumi Resources (BUMI) turun Rp150 ke Rp2.450, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp150 ke Rp3.575, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp150 ke Rp4.375, Mandom Indonesia (TICD) turun Rp150 ke Rp6.700. [hid/cms]